Beranda / Berita Papua / Pemprov Papua Kembali Tegaskan Tolak Ormas Radikal
Klemen Tinal bertemu massa aksi damai di Kantor Gubernur Papua Senin 15 Mei 2017 (foto HarianPapua.com)

Pemprov Papua Kembali Tegaskan Tolak Ormas Radikal

-->

HarianPapua.com – Pemerintah Provinsi Papua kembali menyampaikan penolakan terhadap kelompok-kelompok radikal yang akan mengganggu kerukunan antar umat beragama dan menimbulkan perpecahan dalam masyarakat di Tanah Papua.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal ketika menerima aksi damai masyarakat Papua, Senin (15/5) siang di halaman Kantor Gubernur. Dalam kesempatan itu, Klemen mengatakan sesuai amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, kelompok atau ormas yang ingin mengganggu keutuhan NKRI dan Pancasila harus dibubarkan.

“Kita masih hidup di Indonesia yang mana tidak menerima paham-paham komunis dan radikal. Itu bukan saya yang katakan, tapi sesuai undang-undang kita,” ujar Klemen.

Ia menambahkan, Tanah Papua terbuka untuk masyarakat dari mana saja dengan latar belakang suku dan agama mana pun, namun tidak untuk kelompok-kelompok radikal.

Setiap warga negara, kata Klemen Tinal, yang berada di Papua sudah seharusnya mendukung kerukunan di tengah-tengah masyarakat agar tercipta kehidupan yang aman dan damai.

“Mau dia dari suku mana agama apa silakan tinggal karena Papua adalah tanah damai. Kecuali kelompok-kelompok yang ingin mengganti pancasila tidak diijinkan berada di Papua,” katanya.

Wagub juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang datang ke Kantor Gubernur menggelar aksi damai secara tertib dan damai. Ia berjanji setiap aspirasi yang sudah diterima akan diteruskan ke pemerintah pusat.

Sebelumnya diberitakan sekitar seribuan masyarakat yang diorganisir Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Papua mendukung pemerintah menolak ormas radikal seperti FPI dan HTI di Tanah Papua.

Tentang Rikardo Kaway

Oktober 1992, Jalan-jalan dan nonton bola. Pendukung Persipura dan penggemar Arsenal.