Beranda / Berita Papua / Pembunuhan Sadis di Buper Jayapura, Dosen Uncen Meninggal
ilustrasi

Pembunuhan Sadis di Buper Jayapura, Dosen Uncen Meninggal

-->

HarianPapua.com – Kasus pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di kawasan rawan kriminal Buper Waena, Kota Jayapura yang berujung tewasnya korban atas nama Dr. Suwandi, Kamis (11/5) pukul 00.30 WIT dini hari. Korban dalam kesehariannya diketahui merupakan dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih.

Dalam kronologi kejadian yang diterima media ini, korban yang sedang dalam perjalanan pulang menggunakan motor Honda CBR 150 dihadang pelaku sebanyak dua orang yang langsung melakukan penganiayaan dengan senjata tajam. Kejadian penghadangan persis di dekat Gedung Pramuka.

Usai menganiaya korban kedua pelaku langsung melarikan diri dengan membawa motor milik korban dan meninggalkan barang bukti sebilah parang dan satu helm berwarna hitam di TKP.

Seorang saksi mata, Ronald Waimbewer (18) mengatakan ia yang hendak pulang ke rumahnya di jalan Buper melihat korban dihadang pelaku. Lantaran takut, ia memutar balik dan melaporkan kejadian ini ke Pos Polisi Sub Sektor Heram.

Aparat kepolisian yang tiba di TKP beberapa menit setelahnya mendapati korban dalam keadaan kritis dan langsung dilarikan ke rumah sakit Dian Harapan.

Namun karena luka bacokan di bagian punggung, lengan, hingga kepala yang sangat parah membuat nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Daerah Buper Waena memang merupakan kawasan rawan kriminal yang sering memakan korban lewat kejadian perampokan, jambret, pencurian hingga pembunuhan.

Tentang Rikardo Kaway

Oktober 1992, Jalan-jalan dan nonton bola. Pendukung Persipura dan penggemar Arsenal.
  • Gilis Gil

    Daerah Ini begitu hitam dan mengerikan.
    Tahun lalu saat sy bersama anakku belajar montir di lapangan buper, didatangi 5 orang dgn membawa parang yg bertujuan meminta uang, melakukan pemerasan sesuai yg mereka kehendaki, bersyukur sy baca gelagat itu. Drever saya ambil alih langsung saya tancap gas, saat itu kasusnya di pagi hari sekitar jam 08.30 pagi.
    Pagi saudaraku jangan datang di tempat lapangan bupwr pada pagi gari, membahayakan. Semoga aparatus kepolisian berani menindak tegas kejadian seperti ini.