Beranda / Ekonomi / Grosir Murah Masuk Ilaga, Komitmen Jokowi untuk Papua Tak Main-Main
Bupati Willem Wandik ketika meresmikan grosir murah di Ilaga, Kabupaten Puncak (dok istimewa)

Grosir Murah Masuk Ilaga, Komitmen Jokowi untuk Papua Tak Main-Main

-->

HarianPapua.com – Setelah sebelumnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) pertama hadir di Ilaga Kabupaten Puncak pada HUT RI ke-71, kini telah diresmikan sebuah grosir barang murah bagi masyarakat di sana.

Grosir ini diresmikan secara langsung Bupati Puncak Willem Wandik pada hari Minggu (26/03/2017) kemarin sekaligus menjadi bukti perhatian Pemerintah akan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan hadirnya grosir baru tersebut, ke depan diharapkan dapat menekan tingginya harga kebutuhan pokok.

“Puji Tuhan akhirnya pemerintah Kabupaten Puncak bisa membuka pasar grosir bagi masyarakat pegunungan kabupatan puncak. Kami menyediakan barang-barang semurah mungkin, yaitu 30 persen lebih murah dari harga aslinya,” ujar Willem Wandik.

Kabupaten Puncak bersama beberapa kabupaten lain di daerah pegunungan tengah Papua merupakan target Presiden Jokowi agar dibuka seluas-luasnya kemudahan kesana. Hal ini sesuai dengan Nawacita Presiden nomor tiga yang menginginkan pembangunan Indonesia dari wilayah pinggiran.

Selain berusaha menekan harga barang melalui “tol laut” dan “tol udara” yang kini dijalankan, Pemerintah Pusat bersinergi dengan Pemprov Papua tengah menggenjot pembangunan Jalan Trans Papua yang menghubungkan semua kabupaten/kota di Papua.

Bupati Willem Wandik mengaku bersyukur karena Presiden Jokowi memiliki perhatian yang sangat serius bagi pemerataan pembangunan di Tanah Papua. Ia pun cukup optimis beberapa tahun mendatang keterisoliran Kabupaten Puncak dapat perlahan dikurangi.

Mengenai hadirnya grosir baru ini, Willem mengatakan ini menjadi langkah awal yang baik untuk menghadirkan grosir serupa agar harga barang di Kabupaten Puncak dapat terus ditekan.

“Apalagi menjelang Lebaran, kehadiran Grosir ini tentu saja diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, karena harga di pegunungan Papua ini sangat tinggi,” paparnya.

Seperti diketahui, selama bertahun-tahun lalu harga kebutuhan hidup di Kabupaten Puncak sangat tinggi. Harga satu sak semen bisa mencapai 2 juta rupiah. Sementara harga gula pasir menyentuh 60 ribu per kilonya, serta beras bulog mencapai 1 juta per karung.

Ini belum dihitung biaya pengobatan di Puskesmas jika ada masyarakat yang terserang sakit. Untuk itu, Bupati Willem berharap negara dapat terus meningkatkan pembangunan di Bumi Cenderawasih agar tak ada lagi kesenjangan harga bak langit-bumi Papua.

Tentang Rikardo Kaway

Oktober 1992, Jalan-jalan dan nonton bola. Pendukung Persipura dan penggemar Arsenal.