Beranda / Berita Papua / Ada Rekaman CCTV, Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Tukang Coto Makassar di Manokwari
ilustrasi

Ada Rekaman CCTV, Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Tukang Coto Makassar di Manokwari

-->

HarianPapua.com – Kasus pembunuhan penjual Coto Makassar di kompleks Pasar Wosi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, kini mulai menemukan titik terang.

Aksi pembunuhan yang terjadi di dalam rumah korban sendiri itu terekam langsung oleh Close Circuit Television (CCTV) sehingga proses pencarian identitas pelaku mulai menemukan titik terang.

Kasat Reskrim AKP Aries Diego Kakori mengatakan, jajarannya masih terus mendalami kasus pembunuhan ini. Penyidik berencana akan meminta keterangan kembali istri korban Yuliana Rasid (44 tahun) serta ketiga anaknya.

“Keterangan mereka sudah di-BAP, tapi kita akan minta keterangan ulang,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Radar Sorong (Jawa Pos Group).

Istri dan anak korban merasa perlu dimintai keterangan ulang karena keterangan mereka sebelumnya agak berbeda. Terutama mengenai jumlah pelaku yang disebut istri korban sebanyak 3 orang.

“Nah keterangan istri korban ini akan kita dalami, apakah memang ada tiga orang yang masuk ke dalam rumah,” tutur AKP Diego Kakori kepada wartawan di Mapolda, Senin (10/4).

Dari rekaman CCTV yang berada di dalam rumah korban, terlihat seorang pria berpostur tinggi dengan gerakan mencurigakan berlari dan menyembunyikan sesuatu.

Selain itu, kondisir rumah korban ketika aksi pembunuhan berlangsung pun dalam keadaan baik-baik saja. Hal ini terlihat dari pintu rumah yang tidak dirusak, uang tunai simpanan Masjid sebesar Rp 15 juta yang tidak diambil.

“Pintu rumah juga tak ada tanda-tanda kerusakan. Kita bekerja keras untuk mengungkap kasus ini,’” katanya.

Abdul Hakim ditemukan bersimpah darah, Minggu (9/4) dini hari setelah ditusuk benda tajam di bagian dada dan juga lehernya ketika korban tertidur bersama istri dan tiga orang anaknya dalam satu kamar.

Setelah melakukan aksinya, menurut saksi sang pelaku kemudian melarikan diri keluar rumah lewat pintu warung Coto Makassar kemudian terdengar suara dua buah motor yang bergerak ke pangkalan mobil angkutan trayek luar kota.

Tentang Anwar Nasution

Pecinta film layar lebar dan kuliner Indonesia